Sooo..... my first post after...ehhmmmm...welll....ehm....ages I guess...
Rajin posting juga sih sebenarnya, tapi di blog yang lain, blog yang lebih
pribadi, kebanyakan berisi hal-hal “merah muda” *well, if you know what I’m
talking about*
Trus sekarang kenapa ngeblog lagi di sini? Ehm...new place, new stage
of life, wanna share it, need to share it. “ibarat bernafas, membaca itu adalah
menghirup udara kedalam paru-paru dan menulis adalah menghembuskan nafas” kalo
kata salah seorang editor terkenal. I wanna do that, for reading and writing
were the most exciting things to do for me ...I wanna start to do it again.
Kebetulan lagi banyak bahan cerita. Jadi...mari kita mulai season baru
petualangan saya, semoga saya tidak lupa cara menulis ;)
Dimulai dari suatu waktu di bulan September 2012, ketika saya
terpaksa iseng ikut tes seleksi CPNS mahkamah Agung. Yeah yeah yeaaahhhh i
knowwwww....pernah bilang dan bertekad tidak ingin jadi CPNS (klik di sini),
now you can laugh at me. Pokoknya waktu itu iseng, karena ingat pesan orangtua “kamu
boleh memutuskan ingin jadi apapun, ga mau jadi PNS pun boleh. Tapi kalau ada kesempatan
apa pun itu, coba... Karena manusia tidak pernah tau dimana Tuhan meletakkan
rezeki-Nya untuk mereka”. Iseng yang ternyata diseriusin sama Tuhan. Bulan November
tanggal 16 (tepat pas hari jadi ke 13 bulan sama Pacar) saat saya mendapati
nama saya tercantum di antara 366 nama yang dinyatakan lulus tes seleksi CPNS
MA (dari sekitar 14.000 peserta di seluruh Indonesia). Perasaan campur aduk
waktu itu antara “apaaa???hah???kok bisa lulus???”, bangga, senang, terharu,
takut dan deg-degan. Deg-degan? Iya, deg-degan akan jadi abdi negara yang
ditempatkan di bagian mananya Indonesia kah saya.
Pertanyaan akhirnya terjawab beberapa bulan kemudian. Desember 2012
ketika SK pengangkatan CPNS saya keluar, Pengadilan Negeri Sambas adalah satuan
kerja tempat saya akan bertugas.
Lega? Iya... Deg-degan? Makin deg-degan.
Sambas? Dimana itu? Saya sama sekali belum ada petunjuk selain Sambas
itu adalah salah satu kabupaten di Kalimantan Barat. Demi Tuhan...Kalimantan???
satu-satunya waktu saya pernah menginjakkan kaki di pulau Kalimantan adalah
saat transit di Balikpapan dalam perjalanan Palu (Sulawesi) – Surabaya (Jawa)
saat masih SD dulu. Beruntung saya akhirnya menemukan teman merantau, ada CPNS
lain yang ternyata juga ditempatkan di PN Sambas bersama saya. Sedikit lega,
walaupun tidak mengurangi deg-degan saya.
Kamis, 24 April 2013 akhirnya saya meninggalkan “comfort zone” saya dan
beserta segala isinya di Jawa dan berangkat menuju Kalimantan. Pukul 15.35 hari
itu ketika saya untuk pertama kali berkata “Hello Big B!, be GOOD to me...will
you?”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar